Model anting anak yang tidak gampang lepas

Satu momen yang sering terjadi: selesai bermain, orang tua sadar satu anting anak hilang. Bukan cuma soal “hilang”—bagian kecil seperti backing bisa jadi risiko bila jatuh dan masuk mulut adik bayi di rumah.

Kenapa “pengunci” itu urusan keselamatan, bukan sekadar gaya
Pada bayi/anak kecil dengan telinga bertindik, orang tua perlu tahu risiko aspirasi/tertelan dari bagian anting. American Family Physician menulis bahwa orang tua bayi/anak kecil dengan tindik perlu diinformasikan tentang risiko aspirasi dan ingestion bagian anting, dan dalam situasi ini locking back atau screw back dianjurkan.

Jenis backing/pengunci yang umum (snap vs push vs screw) + pro–kontra singkat

  • Push-back (friction/butterfly back) = didorong sampai “nyangkut.”
    Pro: gampang dipakai-lepas.
    Kontra: lebih mudah longgar saat anak aktif; tidak ideal bila orang tua prioritas “anti-lepas.” (Risiko keselamatan kembali ke bagian kecil yang bisa tertelan bila lepas.)

  • Locking back = ada mekanisme “mengunci” sehingga tidak mudah mundur.
    Pro: lebih aman untuk anak kecil; sejalan dengan rekomendasi klinis yang menyebut locking back dapat dipilih untuk mengurangi risiko bagian anting lepas/tertelan.
    Kontra: perlu latihan saat memasang; pastikan tidak menekan terlalu ketat.

  • Screw-back = diputar berulir sampai rapat.
    Pro: salah satu pilihan paling “secure,” dan juga disebutkan sebagai opsi yang disarankan pada bayi/anak kecil untuk menekan risiko aspirasi/ingestion bagian anting.
    Kontra: lebih lama dipasang. Selain itu, bila terlalu rapat dan dipakai tidur, post yang runcing/tekanan dapat memicu iritasi/pressure sore; AAFP menyebut post anting bisa menyebabkan pressure sores/iritasi saat dipakai tidur.

Panduan ukuran & model yang lebih “activity-safe” untuk anak 

  • Pilih model stud kecil, datar, tidak tajam; untuk bayi, hindari anting menjuntai/hoops besar karena mudah tersangkut atau ditarik.
  • Untuk bayi/balita, pertimbangkan prinsip: semakin banyak ornamen kecil, semakin besar risiko jika ada yang lepas dan tertelan.
  • Bila tindik masih baru: jangan sering lepas-pasang anting selama masa awal; Alodokter menyarankan tidak melepas anting selama sekitar 6 minggu atau sampai luka kering (ikuti arahan dokter).

Kalau Moms pengen lebih tenang soal anting yang mudah copot, Collexion memiliki kualitas finishing dan opsi perhiasan dengan fitur secure fitting serta hypoallergenic—namun lebih jauh lagi orang tua tetap disarankan mengecek detail material/sertifikasi yang tersedia dan berkonsultasi bila anak punya alergi atau eksim.

193 kali dilihat

Bagikan :

Facebook Twitter X Whatsapp